Prokariota : Bakteri & Archaea


Catatan Kuliah Biologi UI

Mata Kuliah  : Mikrobiologi

Hari/ tanggal : Rabu, 26 Desember 2018

Prokariota : Bakteri dan Archaea

1.      Mengapa prokariota memiliki biodiversitas yang tinggi ?

Prokariota memiliki biodiversitas yang tinggi dan dapat ditemukan di banyak tempat “cosmopolitan” dikarenakan prokariota mampu  beradaptasi dengan lingkungan yang abnormal maupun normal atau memiliki kemampuan adaptasi dengan kisaran habitat yang luas .

2.      Bagaimana bentuk-bentuk prokariota secara umum ?

Prokariota memiliki ukuran 0,5 - 5   kecuali Thiomargarita namibiensis (750)

a.      Kokus

Kokus : prokariota berbentuk bulat, dapat bulat sendirian, berpasangan (diplococcus), berbebntuk rantai dan banyak sel (streptococcus), dan berada dalam gugus yang berbentuk kumpulan buah anggur ( staphylococcus).

b.      Basilus

Basilus berbentuk batang. Biasanya soliter, namun kadang juga berbentuk rantai (streptobacillus).

c.       Spiral

Spiral memiliki beberapa bentuk mulai dari koma hingga kumparan Panjang, dan spiroseta.


Text Box: [Gambar 1. Bentuk-bentuk bakteri pada umumnya], [laboratoryinfo.com]

Komentar

Postingan Populer